"THOUGH
-
WORD
-
ACTION"
legalitas ekspektasi diantara merahhitam jinggasenja realita.
*lighthope*
Sabtu, 19 September 2009
bagian dari sebuah pencataatan kontemplasi diri dan realita yang menuntut eksistensi
http://vrijdenkerisme.blog.friendster.com/
delusi katasthrope
terbata

dan ketika tiba di detik itu..
dan semua tak mampu menyatu..
ak kaku..menunggu masih dalam bayangku..
matamu..mataku,..
aku merindu..
dan sesadar otak dari hatiku..
mulutku masih tertutup untuk sekedar melepas napas adri ronggas dadaku..
aku..
yang lalu layu dan terburu..
tak tau.,.
setiap bias dari indahmu..
tiap harap yang kau biarkan ada di dalamku.,.
dan mimpi2 yang akan selalu ada di hariku..untukmu.,
hai..&^&*^%&*^%&^%&^$##$%^...
bebebebebebebeb...sesesesese...
akkkkkkk...
mmaagjhnjhiuhgngfbdsis////
kacau dan absurd di hadapmu.,.
maf.aku,
Rabu, 16 September 2009
menjadi biasa
catatan pagi
pagi ini..
entah dini hari..
seperti sebuah kerinduan yang kadang hinggap ketika jengah.
ketika lengah lalu terperangah..
saya bertemu dngan pribadi yang familiar namun lama tak bersua
seorang yang optimis dan yakin dalam jalan2 lurus meski berkabut..
yang selalu berkata hari ini akan selalu lebih baik dari kemarin..
esok lebih baik lagi dari hari ini..
orang yang selalu percya pada pandangan-pndangan nya..
dan berusaha mewujudkan hal2 baik dalm kebersamaan yang sederhana..
mimpi2 humanis anak manusia
selalu,dan selalu..
pribad yang mamu berkat iya,dn aku bisa ketik ku mau..
taukah kau ,kumerindu saat seperti esok tadi...
~dlm cermin berbusa kmr mandi~
entah dini hari..
seperti sebuah kerinduan yang kadang hinggap ketika jengah.
ketika lengah lalu terperangah..
saya bertemu dngan pribadi yang familiar namun lama tak bersua
seorang yang optimis dan yakin dalam jalan2 lurus meski berkabut..
yang selalu berkata hari ini akan selalu lebih baik dari kemarin..
esok lebih baik lagi dari hari ini..
orang yang selalu percya pada pandangan-pndangan nya..
dan berusaha mewujudkan hal2 baik dalm kebersamaan yang sederhana..
mimpi2 humanis anak manusia
selalu,dan selalu..
pribad yang mamu berkat iya,dn aku bisa ketik ku mau..
taukah kau ,kumerindu saat seperti esok tadi...
~dlm cermin berbusa kmr mandi~
Selasa, 08 September 2009
pengulangan kata tanpa makna yang membuat gaung dalam telinga
eksistensi logika dalam cara pandang kita..
menentukan wacana dan proporsi perspektif dalam meliha tsatu masalah demi masalah lain..
selama kita berpijak pada akal dan setiap hal merupakan sebuah bagian awal aari sebuah proses berpikir yang mempunyai tujuan akhir jangka pendek maupun jangka panjang..
demikian kita berdiri diantra hari dan sesekali menentang tirani..
dalam selubung2 nilai ideal yang kita yakini akan kita capai dalam batasan 2 dimensi..
sekat demi sekat ruang pandang kita..seberapa input dan bagaiman seharusnya memproses hal itu sebagai sebuah bagian dari sistem naluri kita..
sewaktu-waktu kita tertawan dalam kotak2 ilmu dan batasan 2 latar belakng..
sebagai alasan dan memateraikan hal itu sebagai bagian dari identitas.
kerapkita merasa lebih baik untuk memilih dangkal daripada lebih keras sedikit namun daat berarti banyak..
dalam prses setiap halnya..
mereka datang mereka pergi..
pagi datang..senja kembali..
rona2 merah dalam pelupuk mata...semburat2 jingga yang mengiringi menuju pekat kelam malam..
kita selalu menanti datang nya pagi..bersama senym mentari dna jiwa kita kembali tersii energi untuk menghadapi hari,,
bagian 2 terpisah dari eksistensi kita yang seharusnya terintegrasi..
nmau seringkali masih berupa potongan2 ego dan keping napsu untuk memenangkan diri sendiri,,
harapan kita untuk membuat sebuah masa dimana dunia ini adalah sebuah siklus berkesinambungan yang sangat baik untuk bersama..
menentukan wacana dan proporsi perspektif dalam meliha tsatu masalah demi masalah lain..
selama kita berpijak pada akal dan setiap hal merupakan sebuah bagian awal aari sebuah proses berpikir yang mempunyai tujuan akhir jangka pendek maupun jangka panjang..
demikian kita berdiri diantra hari dan sesekali menentang tirani..
dalam selubung2 nilai ideal yang kita yakini akan kita capai dalam batasan 2 dimensi..
sekat demi sekat ruang pandang kita..seberapa input dan bagaiman seharusnya memproses hal itu sebagai sebuah bagian dari sistem naluri kita..
sewaktu-waktu kita tertawan dalam kotak2 ilmu dan batasan 2 latar belakng..
sebagai alasan dan memateraikan hal itu sebagai bagian dari identitas.
kerapkita merasa lebih baik untuk memilih dangkal daripada lebih keras sedikit namun daat berarti banyak..
dalam prses setiap halnya..
mereka datang mereka pergi..
pagi datang..senja kembali..
rona2 merah dalam pelupuk mata...semburat2 jingga yang mengiringi menuju pekat kelam malam..
kita selalu menanti datang nya pagi..bersama senym mentari dna jiwa kita kembali tersii energi untuk menghadapi hari,,
bagian 2 terpisah dari eksistensi kita yang seharusnya terintegrasi..
nmau seringkali masih berupa potongan2 ego dan keping napsu untuk memenangkan diri sendiri,,
harapan kita untuk membuat sebuah masa dimana dunia ini adalah sebuah siklus berkesinambungan yang sangat baik untuk bersama..
Langganan:
Postingan (Atom)


